Kamis, 08 Januari 2015

Masyarakat Tionghoa: Prabowo Menghargai Pluralisme

Masyarakat Tionghoa: Prabowo Menghargai Pluralisme

Hatta Rajasa menghadiri doa lintas agama dengan warga Tionghoa.
Selasa, 1 Juli 2014 23:23
Oleh : Denny Armandhanu, Erick Tanjung
Calon Presiden Prabowo Subianto berpidato dalam ICWA dengan tema  (VIVAnews/Muhamad Solihin)
VIVAnews - Calon Wakil Presiden Hatta Rajasa menghadiri doa keselamatan bersama dan Pemilu damai lintas Agama yang digelar oleh 'Sakti' (Suara Kebangsaan Tionghoa Indonesia) di salah satu restoran kawasan Ancol, Jakarta, Selasa malam 1 Juli 2014.
Doa bersama yang dihadiri komunitas pengusaha Tionghoa ini, sekaligus menyatakan dukungan terhadap pasangan calon presiden dan wakil presiden nomor urut satu.

"Lembaga Pengkajian Sakti menggelar acara yang sakral, kami setiap saat berdoa, agar pelaksanaan pemilu lancar dan mendapatkan pemimpin yang tangguh," kata Ketua Panitia Sakti, HC Susanto.

Ketua Tim relawan Sakti, Edi Kusuma menuturkan bahwa isu Prabowo anti komunitas masyarakat Tionghoa tidak benar. Isu itu, menurutnya, sengaja di gemborkan pihak tertentu untuk menjatuhkan citra Prabowo.

"Tidak benar kalau ada yang bilang pak Prabowo anti Tionghoa, Prabowo adalah orang yang menghargai pluralisme. Dia pernah bersama saya datang acara Imlek. Bukan hanya masyarakat Tionghoa, tetapi orang (Keturunan) India juga dia datangi," katanya.

Dalam acara ini, Hatta didampingi oleh Wakil Ketua Majalis Tinggi Partai Demokrat Marzuki Ali, Tantowi Yahya, anggota DPR RI dari Partai Golkar, Ketua DPP PAN Zulkifli Hasan, dan mantan Wakil Gubernur DKI Priyanto.

Kemudian, doa dipimpin oleh pemuka lintas Agama, yaitu pemuka agam Islam, Muhammad Ada Hakim, Konghucu Suhu Taushu Kusumo, dan pendeta Jonathan Lim. (asp)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar